Daerah

Gubernur Al Haris Hadiri Munas XIX BEM SI Kerakyatan di UNJA, Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Pembangunan

3
×

Gubernur Al Haris Hadiri Munas XIX BEM SI Kerakyatan di UNJA, Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Pembangunan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260728 WA00341
Gubernur Jambi Al Haris berfoto bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, jajaran pimpinan Universitas Jambi, serta ratusan delegasi mahasiswa usai pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XIX BEM SI Kerakyatan di Auditorium UNIFAC Universitas Jambi, Senin (27/7/2026).

NASIONALXPOS.CO.ID, MUARO JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XIX Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan yang berlangsung di Auditorium UNIFAC Universitas Jambi (UNJA), Senin (27/7/2026).

Kehadiran Gubernur Al Haris menjadi wujud dukungan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap penyelenggaraan forum nasional yang mempertemukan ratusan delegasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Prosesi pembukaan Munas XIX BEM SI Kerakyatan ditandai dengan pemukulan rebana bersama para tamu undangan sebagai simbol dimulainya agenda nasional mahasiswa tersebut.

Dalam sambutannya, Al Haris menyampaikan apresiasi kepada Universitas Jambi beserta seluruh panitia yang telah sukses dipercaya menjadi tuan rumah Munas XIX BEM SI Kerakyatan. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan kebanggaan bagi Provinsi Jambi sekaligus kesempatan memperkenalkan potensi daerah kepada mahasiswa dari seluruh Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Munas BEM SI Kerakyatan. Semoga selama berada di Jambi, para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik sekaligus mengenal potensi budaya, pariwisata, dan keramahan masyarakat Jambi,” ujar Al Haris.

Ia berharap forum tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi kemahasiswaan, tetapi juga mampu melahirkan gagasan, rekomendasi, dan solusi yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa maupun daerah.

Menurut Al Haris, mahasiswa merupakan kelompok intelektual yang memiliki daya kritis, semangat perubahan, serta kemampuan melahirkan inovasi yang dibutuhkan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Pemerintah membutuhkan masukan, kritik yang membangun, serta ide-ide segar dari mahasiswa untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa mahasiswa harus terus menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan bangsa melalui dialog, kolaborasi, dan inovasi.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk memahami sejarah bangsa sebagai bekal dalam menentukan arah masa depan Indonesia.

“Dengan memahami sejarah, kita akan mengetahui ke mana arah perjalanan bangsa ini di masa depan,” ungkap Erick.

Erick mengingatkan bahwa tiga tahun mendatang Indonesia akan memperingati 100 tahun Sumpah Pemuda. Momentum tersebut, menurutnya, harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.

“Mahasiswalah yang akan menentukan apakah persatuan bangsa tetap terjaga dan Indonesia semakin diakui sebagai bangsa besar dalam politik, ekonomi, maupun kekuatan di mata dunia,” tegasnya.

Selain itu, Erick mengungkapkan komitmen Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam mendorong pengembangan generasi muda melalui berbagai program strategis, termasuk rencana penyelenggaraan Indonesia Youth Summit sebagai wadah merumuskan arah pembangunan kepemudaan.

Rektor Universitas Jambi, Prof. Helmi, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada UNJA sebagai tuan rumah Munas XIX BEM SI Kerakyatan. Ia berharap kegiatan tersebut menghasilkan pemikiran-pemikiran yang bermanfaat bagi bangsa sekaligus mempererat persaudaraan antarmahasiswa Indonesia.

“Universitas Jambi berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh delegasi. Kami berharap Munas ini menghasilkan pemikiran-pemikiran yang bermanfaat bagi bangsa sekaligus mempererat persaudaraan mahasiswa Indonesia,” ujarnya.

Presiden Mahasiswa Universitas Jambi, Rahmad Dzaky, mengatakan seluruh panitia telah mempersiapkan kegiatan secara maksimal agar pelaksanaan Munas berjalan lancar dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta.

Di sisi lain, Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan, Muhammad Ikram, menilai Munas XIX menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi gerakan mahasiswa dalam merespons berbagai isu strategis nasional.

Ia berharap kepemimpinan baru BEM SI Kerakyatan mampu membawa organisasi semakin maju, adaptif, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi mahasiswa dan masyarakat luas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Jambi, Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III Universitas Jambi, Staf Khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, serta sejumlah pejabat daerah dan civitas akademika Universitas Jambi. (fa)

Tinggalkan Balasan