Daerah

Silaturahmi Pengurus, Ketum MUB Kuker Ke Provinsi Maluku Utara

824
×

Silaturahmi Pengurus, Ketum MUB Kuker Ke Provinsi Maluku Utara

Sebarkan artikel ini
IMG 20211223 WA0003 1

NASIONALXPOS.CO.ID,TERNATE- Ketua Umum Maluku Utara bersatu (MUB) Reito Sadou bersama permaisuri ibunda Yusnitasari Angelia Sitompul melakukan kunjugan ke Provinsi Maluku Utara Kamis (23/12/2021).

Kunjungan tersebut, dalam rangka bersilaturahmi dengan pegurus provinsi dan pegurus Kabupaten Kota di provinsi maluku utara sekaligus secara resmi melakukan penyerahan SK pengurus DPW dan DPD se provinsi Malut.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Selain seraturahmi dengan DPW dan DPD, Reito Sadou juga berkunjung di kadaton kesultanan Ternate, untuk bertemu dengan sultan ternate, sekaligus meminta dukugan organisasi untuk putra putri maluku utara.

Reito mengatakan, Hadirnya organisasi Maluku Utara bersatu ini, tujuannya terkait masalah sosial serta mempererat tali persaudaraan untuk Maluku Utara dan yang paling terpenting untuk putra putri yang berada provinsi di luar Maluku utara (tanah rantau),” ujarnya.

Ia mengataka, Organisasi ini secara resmi sudah satu tahun namun terbentuknya, sudah dua tahun, sejak tahun 2020 sudah terbentuk di 6 Provinsi dan 16 Kabupaten Kota yang berada di indonesia salah satunya di Provinsi maluku utara,”jelasnya.

“Hadirnya Organisasi Maluku Utara bersatu ini, kami akan tetap bergerak di kegiatan sosial dan untuk meningkatkan persaudaraan tidak membedakan muslim maupun Nasrani semuanya persaudaraan,”harapnya.

Masih lanjut Reito mengatakan, proggram organisasi ini kedepan untuk meningkatkan dampak sosial dan dampak ekonomi, untuk seluruh anggota Maluku utara bersatu maupun masyarakat Maluku utara bersatu, dan proggram kedepan lagi sementara masih di buat, yakni rumah singga kesehan dan rumah singga pendidikan yang berlokasi di daera jakarta pusat, gunanya untuk masyarakat Provinsi Maluku utara yang melanjutkan pendidikan di jakarta atau tanah jawa sudah punya tempat tinggal.

“Dan bagi masyarak yang mau melakukan pelayanan medis atau pengobatan untuk pemulihan kesehatan di jakarta sudah ada rumah singga sehingga tidak perlu lagi sibuk mencari tempat tinggal dan tidak
bigun lagi untuk cari sudara karena kita semua bersudara,” tutup Reito mengakhiri. (SA)

Tinggalkan Balasan