Daerah

PKP SMART Pangkalpinang Diluncurkan, Digitalisasi PAD dan Pengelolaan Sampah Diperkuat

0
×

PKP SMART Pangkalpinang Diluncurkan, Digitalisasi PAD dan Pengelolaan Sampah Diperkuat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260918 WA0000
Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin memimpin upacara peringatan Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-269 sekaligus menyampaikan peluncuran PKP SMART dan penguatan program pengelolaan sampah berkelanjutan, Kamis (17/9/2026).

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang meluncurkan aplikasi PKP SMART sebagai bagian dari Gerakan Bangkit PAD dan Digitalisasi Pelayanan Publik. Peluncuran tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-269 di halaman Kantor Wali Kota, Kamis (17/9/2026).

Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin mengatakan, PKP SMART dihadirkan untuk mendorong pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, transparan, dan terintegrasi. Aplikasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pembayaran pajak dan retribusi secara digital atau cashless.

Advertisement
Banner dalan konten ‎file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

“PKP SMART ini juga menjadi bagian dari upaya kita dalam mengoptimalisasi penerimaan PAD melalui pemungutan pajak dan retribusi secara digital atau cashless,” ujar Prof. Saparudin.

Selain digitalisasi pelayanan, Pemkot Pangkalpinang juga memperkuat pengelolaan sampah melalui program strategis Kota Hijau dan Lingkungan Berkelanjutan. Salah satu langkah yang telah dilakukan yakni meresmikan TPS3R Kawa Begawe di Selindung, Kecamatan Gabek.

Melalui TPS3R, sampah dipilah berdasarkan jenis organik dan anorganik untuk kemudian diolah sesuai peruntukannya. Pemkot juga merencanakan pembangunan satu unit TPS3R melalui APBD tahun depan.

Untuk memperluas pengelolaan sampah, Pemkot Pangkalpinang telah mengusulkan pembangunan lima unit TPS3R tambahan kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara itu, rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) masih dalam tahap pematangan.

Prof. Saparudin menegaskan, keberadaan TPS3R dan TPST diharapkan dapat mengurangi sampah yang langsung dibuang ke tempat pemrosesan akhir. Sampah akan diolah terlebih dahulu, sedangkan residu menjadi bagian yang ditangani pada tahap berikutnya.

“Dengan adanya TPS3R dan TPST, ke depan sampah di Kota Pangkalpinang tidak lagi langsung dibuang ke TPA. Sampah akan diolah terlebih dahulu, dan hanya residunya saja yang masuk ke TPST. Ini adalah bagian dari komitmen kita untuk mengelola sampah secara berkelanjutan,” tegasnya.

IMG 20260918 WA0001
Momen peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang diwarnai peluncuran PKP SMART sebagai langkah digitalisasi pelayanan publik dan optimalisasi PAD.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, pimpinan partai politik, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini mendukung jalannya pemerintahan.

Ia berharap berbagai inovasi pelayanan dan program pembangunan lingkungan dapat terus mendorong kemajuan Kota Pangkalpinang serta memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan