Daerah

Hati-Hati! Jalan Raya Serang-Jakarta Desa Parigi Masih Dipenuhi Ceceran Tanah

1309
×

Hati-Hati! Jalan Raya Serang-Jakarta Desa Parigi Masih Dipenuhi Ceceran Tanah

Sebarkan artikel ini
IMG 20201212 WA0015 2

NASIONALXPOS.CO.ID, SERANG – Jalan raya Nasional yang terletak di desa Parigi kecamatan Cikande kabupaten Serang masih dipenuhi ceceran tanah akibat aktivitas proyek pengurugan tanah tampak di jalur yang mengarah ke Cikande dan sebaliknya jalan laju kendaraan tidak optimal, aspal hitam yang biasanya terlihat nyaris rata tertutup tanah. Sabtu (12/12/2020).

IMG 20201212 WA0014Truk besar pengangkut tanah di lokasi pengurugan terlihat kelur masuk ke area aktifitas pengurugan, membuat pengendara harap berhati hati.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Imam (25) salah satu pengguna jalan saat hendak mengisi bensin roda duanya di pom mini seberang proyek urugan mengatakan jalan yang biasa dia lalui penuh dengan ceceran tanah dan debu sehingga harus berhati hati saat melintas, ” Ya pak tiap hari melintas saya terganggu jalannya penuh tanah sama debu apalagi panas begini, saya berharap ada petugas proyek luarnya untuk mungutin tanah-tanah yang di jalan pak” ujar Imam kepada awak media.

Pantauan awak media didepan lokasi urugan memang terlihat ceceran tanah yang penuhi jalan raya serang- Jakarta  desa Parigi yang merupakan akses jalan Nasional.

Beberapa orang pekerja luar tampak menyingkirkan ceceran tanah kering yang melekat di aspal jalan dengan pacul dan alat lainnya, namun hendaknya pihak proyek menurunkan pekerja pembersih ceceran tanah kering lebih banyak lagi mengingat ceceran tanah kering terlihat semakin meluas.

Ceceran tanah yang menempel di jalan tersebut apabila cuaca panas menimbulkan debu mengganggu pernafasan dan daya pandang berkurang, dan bila cuaca hujan akan licin, bagi Pengguna jalan khusus nya roda dua harus lebih ekstra hati-hati jangan berkecepatan tinggi jika melintasi depan proyek Urugan tersebut karena keselamatan lebih utama.

(Syt)

Tinggalkan Balasan