Hukrim

Kawal Kasus Bokor, Keris Bali Tegaskan Proses Hukum Terus Berlanjut

5
×

Kawal Kasus Bokor, Keris Bali Tegaskan Proses Hukum Terus Berlanjut

Sebarkan artikel ini
Ketua umum yayasan Keris Bali Jro Bima di Puri Agung Klungkung bersama Cokorda Agung dan penasehat hukum Keris Bali I Made Agus Ninahari Purnama dan Tim setelah audiensi ke Polres Klungkung. Senin, (15/6/2026). Foto: Uchan untuk nasionalxpos.co.id

NASIONALXPOS.CO.ID, KLUNGKUNG
Mencuatnya kasus penggerebekan dugaan perselingkuhan yang viral di media sosial beberapa waktu lalu dan dikenal sebagai “Kasus Bokor” di wilayah kabupaten Klungkung semakin menjadi perhatian masyarakat.

Kedatangan Yayasan Keris Bali yang dipimpin langsung I Ketut Putra Ismaya Jaya yang akrab disapa Jro Bima bersama puluhan anggota Keris Bali di Polres Klungkung, Senin, (15/6/2026) pukul 09.30 Wita menegaskan komitmennya dalam mengawal penuh proses hukum yang terjadi.

Tim penasehat hukum Keris Bali, I Made Agus Ninahari Purnama S.H. biasa dipanggil Dek Goye meminta kepastian hukum kepada penyidik Polres Klungkung agar penanganan perkara yang telah menyita perhatian publik dapat segera teratasi.

Foto: Uchan untuk nasionalxpos.co.id

Dalam pertemuan yang diterima langsung Kapolres serta Kasatreskrim Polres Klungkung. Delegasi Keris Bali yang terdiri dari pengurus wilayah Bangli dan Klungkung mendesak kepolisian agar bekerja secara profesional, transparan, dan tidak membiarkan kasus berjalan tanpa kepastian hukum.

“Secara faktual tidak ada perdamaian. Proses hukum tetap berjalan dan fokus utama saat ini adalah penguatan bukti-bukti digital,” ujar Dek Goye saat diwawancarai awak media.

Dek Goye menegaskan bahwa kliennya I Komang Arjaya selama ini telah bersikap kooperatif. Ia juga membantah keras isu yang menyebut bahwa ada upaya damai antara korban dan pihak terlapor.

Pernyataan tersebut sekaligus menepis spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait kemungkinan penghentian perkara melalui jalur kekeluargaan.

Di sisi lain, I Komang Arjaya mengaku berterimakasih atas dukungan moral yang terus mengalir dari masyarakat dan yayasan Keris Bali. Ia mengatakan bahwa pengawalan publik dapat menjadi bentuk kepedulian terhadap penegakan hukum dan perlindungan terhadap korban.

Sementara Kasi Humas Polres Klungkung Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa saat di konfirmasi nasionalxpos.co.id melalui pesan Whatsapp terkait kedatangan Yayasan Keris Bali dalam mengawal kasus Bokor yamg menjadi perhatian publik menjelaskan bahwa penyelidikan masih dalam proses pengumpulan alat bukti.

“Masih dlm proses penyelidikan pengumpulan alat² bukti yg nantinya akan dilaksanakan gelar perkara untuk menentukan dapat tidaknya perkara tersebut di tingkatkan ke tahap penyidikan,” ujarnya.

Kasus ini menjadi ujian bagi kepolisian daerah Klungkung. Kini masyarakat menaruh harapan besar agar proses penyidikan dilakukan secara obyektif profesional dan bebas dari intervensi demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Desakan transparansi juga terus menguat, terutama terkait pengungkapan alat bukti digital yang disebut menjadi kunci utama dalam pembuktian perkara. (Uchan)

Tinggalkan Balasan