“Siapapun yang bermain pasti akan terungkap dan tentunya hal ini tidak dapat dibiarkan berlarut – larut,” ungkap Hilman.
Selain itu, Hilman juga berharap pemerintah kabupaten Tangerang dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah harus dapat segera melakukan audit atas dugaan tersebut.
“Semua kalangan mencium aroma kurang sedap atas dugaan pembiaran itu, mulai dari oknum Bapenda sampe oknum satpolpPP jadi bukan tidak mungkin kami akan membentuk konsorsium untuk bergerak menuntaskan persoalan tempat hiburan malam di Gading Serpong,” kata Hilman.
Sayangnya hingga berita ini dilansir kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang Slamet Budi belum merespon dan memberikan klarifikasi.
Wartawan sudah mencoba menghubungi via aplikasi pesan singkatnya namun belum mendapatkan respon.
Sebelumnya, Sejumlah aktifis dan tokoh masyarakat Tangerang Raya berencana melakukan penertiban secara mandiri terhadap sejumlah lokasi hiburan malam di Gading Serpong.
Hal tersebut menyusul lantaran satpolPP Kabupaten Tangerang dinilai tidak memiliki kemauan dan kemampuan untuk menyegel dan menutup secara permanen sejumlah lokasi hiburan malam di wilayah gading Serpong yang diduga tidak menghormati surat edaran bupati dengan tetap beroperasi di bulan suci Ramadhan.












