Hukrim

Diduga Terlibat Tawuran, Polisi Amankan Beberapa Pelajar SMP di Kota Tangerang

247
×

Diduga Terlibat Tawuran, Polisi Amankan Beberapa Pelajar SMP di Kota Tangerang

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Aparat Polsek Tangerang Kota mengamankan sejumlah pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tawuran antarsiswa di kawasan Flyover PLN, Kota Tangerang, pada Senin (13/10).

Peristiwa tersebut melibatkan kelompok pelajar dari beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kota Tangerang. Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat mengenai adanya keributan di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya empat pelajar telah diamankan untuk dimintai keterangan. Salah satu di antaranya diketahui bersekolah di sebuah SMP negeri di Kota Tangerang. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit dengan panjang sekitar 1,7 meter.

Akibat peristiwa tersebut, seorang pelajar dari kelompok lawan dilaporkan mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan kini tengah menjalani perawatan medis.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Tangerang Kota masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelajar yang diamankan. Saat wartawan NASIONAL XPOS mencoba mengonfirmasi peristiwa ini ke kantor Polsek pada Sabtu (18/10/2025), Kanit Reskrim belum dapat ditemui secara langsung. Seorang anggota kepolisian yang berada di lokasi, Reza, menyampaikan bahwa kasus tersebut sedang ditangani oleh Tim 3 Unit Reskrim.

Pihak kepolisian juga memastikan akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua guna melakukan pembinaan serta langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami terus melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan sesuai prosedur dan pembinaan terhadap para pelajar yang terlibat,” ujar salah satu anggota Polsek Tangerang Kota saat dimintai keterangan singkat.

Kepolisian mengimbau seluruh orang tua dan pihak sekolah agar lebih mengawasi aktivitas para siswa di luar jam pelajaran, termasuk penggunaan media sosial yang kerap menjadi pemicu pertemuan antarkelompok pelajar. (Red)

Tinggalkan Balasan