Penilaian risiko bagi WBP pelaku terorisme merupakan proses memahami dan memprediksi tingkat kemungkinan munculnya perilaku terkait terorisme serta risiko lainnya. Terdapat banyak faktor yang membuat klien melakukan atau tidak melakukan perbuatan pidana.
Dalam hal ini, pelaku terorisme tidak berbeda dengan pelaku kejahatan lainnya. Tentu, sebagai petugas PK Bapas menjaga rasa keingintahuan profesional merupakan praktik terbaik dalam mengidentifikasi risiko secara efektif.
Dalam melakukan penilaian risiko dan mengetahui motivasi dari klien terorisme para petugas PK Bapas menggunakan cara MIKO, yaitu:
- Motivasi: faktor yang memunculkan minat dan keterlibatan
- Niat: faktor yang membuat seseorang mau atau bersedia mendukung atau menyebabkan timbulnya dampak buruk
- Kapabilitas: faktor yang dapat digunakan agar mampu mendukung atau melakukan aksi kekerasan
- Peluang: faktor-faktor yang memungkinkan seseorang menemukan atau mengeksploitasi kesempatan untuk mendukung atau melakukan aksi kekerasan.
Penulis: Rita Eriani A.Md., I.P., S.H., M.H. (PK Ahli Madya)













